Lets Talk About Us #2 (TOP and YOU ff)

Published October 11, 2013 by fanfiction2012

_seungri-lets-talk-about-love-image

Cast : Bigbang’s Choi seunghyun or T.O.P – As husband
Kim Minjung – As T.O.P wife (YOU)
Rate : ALL AGE
Length : Cheptered
Genre : Romance, Family, Angst,
Note : Baca juga chaptered sebelumnya

***
Author POV
“Selamat nyonya Choi! kandunganmu sudah memasuki minggu ketujuh!” Ucap dokter Nam dengan senyum tulus terpampang diwajahnya. Sementara Yeoja yang diberitakan hamil tersebut hanya membeku dikursinya sejenak. Mencoba mencerna satu-persatu kata yang diucapkan Dokter nam barusan.

Sedetik kemudian, Matanya berkerut dan bibirnya menarik sebuah senyuman. Di usapkan tangannya dengan lembut ke tempat dimana janin yang saat ini sedang tumbuh dirahimnya. Air mata bahagia pun mengalir dari matanya, ia bahagia karna akan menjadi seorang ibu dan Seunghyun akan menjadi seorang ayah. Mungkin ini jalannya, jalan yang diberikan tuhan untuk memperbaiki rumah tangga Mereka. Minjung berharap, dengan berita kehamilannya ini, seunghyun bisa memperlakukannya dengan baik lagi, seperti yang ia lakukan dulu.

“Jaga diri mu, kau akan melewati masa-masa sulit diawal kehamilanmu.  Jaga kesehatan dan hindari melakukan pekerjaan berat. Dan yang paling penting, jangan lupa untuk Check up setiap bulan. Arasseo?” Dr.Nam mengingatkan

“Ne!!! Gomapta, Dr.Nam” Ucap minjung dengan senyum yang tidak henti-hentinya menghiasi wajah cantiknya.

‘Apakah hanya aku, atau memang cuaca diluar sangat indah hari ini?’ benak minjung seraya mengadah kelangit.

Matahari tampaknya berada dalam suasana hati yang baik saat ini karena bersinar dengan cerah. Awan juga tampak sangat protektif seperti menutupi bumi dari matahari bersinar , sehingga membuat cuaca tidak terlalu panas, sejuk dan nyaman . Burung-burung di langit tampak begitu bahagia , menari dan bernyanyi dengan bebas di langit , membuat senyum Minjung melebar Karna pemandangan yang indah ini. Yeoja mungil dengan setelan dress pendek berwarna pink itu memutuskan untuk berhenti Ditoko sebelum pulang , untuk membeli beberapa bahan makanan dan bahan-bahan untuk makan malam.

Kim Minjung POV
“joda!!!” Seru ku, setelah menata meja makan. Hari ini aku sengaja memasak semua makanan kesukaan Seunghyun oppa, Butuh waktu berjam-jam untuk menyiapkan ini semua. ku check kembali apakah semua sudah lengkap dimeja? mulai dari piring, sumpit, sendok, dan bahkan ada setangkai bunga yang kutaruh ditengah meja makan. Agar makan malam kali ini terasa lebih romantis. ku lirik jam di dinding, dan sedikit terkesiap ketika ku lihat jam sudah menunjukan waktu 9.30 malam.

” Oh , Seunghyun oppa akan sampai dalam satu jam . Aku harus membersihkan diri sekarang” Gumamku dan buru-buru pergi ke kamar Mandi, bersiap untuk kedatangan Seunghyun oppa nanti .

Aku mengacak-acak rambut basahku dengan handuk sambil berjalan keluar dari kamar mandi , Tubuhku terbalut handuk Selutut. Aku benar-benar semangat  untuk Menyambut seunghyun oppa, aku tidak sabar untuk mengumumkan kabar baik ini.

Membayangkan reaksinya nanti, membuatku tersenyum sendiri didepan cermin.

Tiba-tiba , suara bantingan pintu terbuka dengan keras dan suara pecahan kaca dari ruang tamu mengejutkanku, membawa ku keluar dari kamar untuk melihat apa yang terjadi. Dengan hati-hati kubuka pintu kamar, perasaan ku sedikit tidak enak. Mengingat Seunghyun oppa tidak seharusnya sudah pulang sekarang, ini terlalu pagi unutk seorang seunghyun oppa kembali kerumah. Lagi pula ia akan menelpon dan memberitauku jika ia akan pulang lebih awal.

Dengan hati-hati dan tenang – meskipun ragu-ragu – kuberjalan ke arah ruang tamu.  Berjinjit , aku bersembunyi di balik dinding dan dengan cepat menengok ke ruang tamu . Mataku terbelalak kaget dan ketakutan saat aku melihat dua orang berotot dengan penampilan yang mengerikan , mengobrak-abrik ruang tamu ku dan Menghancurkan beberapa hal seperti vas mahal yang seunghyun oppa beli dari Jepang tahun lalu dan koleksi kristal ku di lemari kaca.

ku tutup mulut ku berharap dua perampok itu tidak menyadari keberadaanku. Aku berlari kembali ke kamarku dan mengunci pintu , mondar-mandir dengan gugup sementara jari-jari ku gemetaran menekan nomor telepon Seunghyun oppa , berharap ia akan mengangkat telepon ku dan menyelematkanku dan bayi kami.

Hatiku berdebar cepat dalam ketakutan dan khawatir ketika seunghyun oppa tidak mengangkat telepon ku. Aku mencoba lagi untuk kesekian kalinya , tapi masih tidak ada jawaban . Satu-satunya hal yang bisa ku lakukan saat ini adalah berdoa agar perampok itu tidak ke kamarku dan melukai ku juga bayiku. Aku merasa telapak tanganku mulai berkeringat karena gugup , sehingga sulit bagiku untuk memegang ponsel dengan benar.

“oppa… kumohon angkat telponnya…”
Air mataku mulai mengalir turun ketika aku mendengar langkah kaki mendekat ke kamar . Aku menahan napas agar tidak membuat suara apapun yang bisa menjadi petunjuk mereka bahwa aku berada di dalam. Aku mulai merasa tidak berdaya, ketika dua perampok itu mulai menggedor pintu . Aku mendengar mereka tertawa histeris dari luar , mengejekku yang tak berdaya bersembunyi di dalam . Degupan jantungku 1000kali lebih cepat setelah mendengar suara berat dan menyeramkan mereka.

“Buka pintunya , Nyonya choi.. kami tahu kau ada didalam!” Salah satu perampok berteriak . Aku menutup mulutku sementara jari-jari ku masih sibuk menekan nomor panggilan seunghyun oppa – untuk keseratus kalinya kupikir .

*BANGG!!

Pintu terbuka , atau lebih pantas ku katakan , Terbanting.
kurasa pintu kamarku Terbuka dengan cara ditendang, membuat bunyi keras ketika bertabrakan dengan dinding . Aku melompat sedikit, kaget karna suara keras itu. Dan tidak sengaja aku melemparkan ponsel ke lantai karna terkejut. Mataku melebar dalam ketakutan dan air mataku meluncur turun seperti hujan deras . Kedua perampok perlahan mendekati ku, menjilati bibir mereka dengan cara yang menjijikkan . Perlahan kuseret tubuhku mundur ketika mereka mulai mendekat.

“Heeeey Jangan takut manis, Suamimu yang tampan itu tidak di rumah, Kita bisa bersenang-senang bersama, iyakan?” Rayu Salah satu perampok, berjalan mendekati ku sementara ia memerintahkan temannya untuk berkemas beberapa barang yang lebih berharga, lalu lelaki satunya itu mengangguk dan pergi ke kamar sebelah , meninggalkanku dengan pria brewok dan seperti raksasa ini.

“P…P..PERGI ! ” jeritku keras dan menggeleng. Sayangnya , aku merasa bagian punggungku menyentuh tepiian tempat tidur , membuat ku berhenti mundur dan melihat perampok di depanku dengan ekspresi ketakutan .

Aku terpojok sekarang.

Sebuah seringai licik terpampang di wajahnya ketika ia menyadari bahwa aku sudah tidak bisa apa-apalagi.

“Kau tidak bisa kemana-mana lagi, sayang.” Suaranya menusuk telinga hingga pembuluh darahku dan membuatku menggigil. Suara BeratNya tidak seperti Seunghyun oppa sama sekali . Suara Seunghyun oppa Berat , tapi penuh dengan cinta dan terdengar tulus , dan ada sedikit keseksian disana. Sementara suara berat orang ini lebih terdengar menyesatkan, menakutkan, menjijikan dan semua hal-hal buruk ada padanya.

ia tidak meninggalkan bahkan satu detik untuk berpikir dan menerkam ku, mendorong ku dengan kasar ke kasur . Aku terpekik kaget dan menggeliat di bawahnya saat ia berada di atasku . Disematkannya pergelangan tanganku di atas kepalaku menggunakan satu tangannya yang kuat, membuat ku mendesis kesakitan karna perlakuan kasarnya ini. Aku mulai menangis keras dan berteriak Memanggil nama seunghyun oppa saat mencoba melawannya dan membebaskan pergelangan tanganku tapi pria besar ini terlalu kuat untuk seorang yeoja sepertiku dan semua cara yang ku coba akan menjadi sia-sia .

“PERGI KAU!! BAJINGAN!!!! ” Aku berteriak keras berharap ada orang diluar sana dapat menolongku.

Aku mulai bergidik ketika kumerasakan tangannya di seluruh tubuhku .Di bungkukannya tubuhnya dan berusaha untuk Mencium bibirku, tapi tidak berhasil karna aku dengan cepat memalingkan wajahku, membuatnya mencium pipi kiri ku. Sambil mengomel dalam kemarahan, ia mengayunkan telapak tangan kirinya dan menarik pipiku dengan keras, meninggalkan handprint merah di atasnya, pipiku terasa seperti mati rasa karna cengkaramannya ini.

“oppaaa!!!” lirihku

Pria menyeramkan itu menarik-narik pakaianku dengan kasar dan keras, merobek baju yang ku kenakan. ia mengeluarkan senyuman sinis sebelum ia mulai menciumku, menghisap dan menjilat kulitku. Aku memohon padanya untuk membiarkan ku pergi, tapi ia benar-benar seperti binatang , ia mengabaikan permintaan ku seolah ia tidak mendengar apa-apa . Jari-jarinya yang kasar membelai tubuhku, hingga turun kebawah pahaku.

‘Seunghyun oppaaaaaa!!!!’ Teriaku dalam hati

Aku memejamkan mataku dan mengambil napas dalam-dalam , mengumpulkan energi ku sebelum menendangnya menggunakan lutut ku, langsung ke pangkal pahanya. Pria kasar itu pun mengerang kesakitan dan jatuh kebawah kasur. Aku mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri dengan cepat, mencoba untuk bangkit dari tempat tidur. Dan melangkah pergi , tapi ia berhasil meraih salah satu pergelangan kaki ku dan menariknya dengan tenaga yang kuat. membuatku kehilangan keseimbangan dan dalam sepersekian detik, tubuhku menghantam lantai dengan keras . Aku menangis kesakitan dan setelahnya aku merasa seperti seluruh tubuhku hancur, sakit dan perih.

“o..o..oppaaaa tolong aku” lirihku lagi

Pria bertubuh besar tadi mengepalkan segenggam rambutku, mencabutnya kasar, membuat ku melihat ke arahnya.

” Sial ! kau harus membayar semuanya!” Dia berteriak , dan sekali lagi , aku merasakan sakit yang sama di pipiku . ia menarik pipiku lagi dan lagi , dan aku bisa merasakan darah mengalir dari sudut bibirku.
Ketika ia selesai dengan pipiku , ia pindah ke bawah , menyalahgunakan seluruh tubuhku , tanpa ampun memperlakukan ku dengan kekerasan. Dia bahkan menggunakan kakinya, menendang perut ku tanpa perasaan. Aku menarik lututku sampai dada, meringkuk menjadi seperti bentuk bola , melindungi diriku dari serangannya. tidak ingin semuanya menjadi lebih buruk, kurasa seluruh tubuhku sakit. Ini tidak terasa seperti sakit umum ketika kau terluka , tapi rasanya lebih seperti kau ditikam oleh ribuan belati .

Dan saat itulah aku menyadari , BAYI KU!!.

“Ahh.. a..appo”

Aku kemudian berhenti mencoba untuk melawannya, karena aku tahu tidak peduli berapa banyak aku mencoba, aku tetap tidak akan bisa menang . Dan aku bisa merasakan darah mengalir dari bagian bawah tubuhku. Terasa semakin sakit hingga sulit untukku bernapas dan kelopak mataku terasa terlalu berat sekarang. Aku merasa sangat lelah .

Jadi aku menutup mata ku. dan tak sadarkan diri.

***

at YG building_ Choi seunghyun POV
” Oke guys, cukup untuk malam ini ! Kalian melakukannya dengan sangat baik hari ini!” Yang hyunsuk, guru sekaligus CEO YG berseru kepada kami. Nafas Kami terengah-engah dalam kelelahan karena sudah berlatih dengan keras hari ini. Aku melihat Daesung tergeletak di lantai , berusaha menenangkan heartbeat nya. Saat aku menoleh ke kiri, aku melihat Manager hyung sedang membantu jiyong untuk menyeka keringatnya. Aku memutar kepalaku dengan jengkel pada mereka dan sedikit mengejek . Dan ketika aku berputar kebelakang, aku menemukan Seungri sedang menggoda Yangbae.

Setelah menenangkan napasku sendiri, aku memutuskan untuk pulang karena sudah larut, dan Minjung sendirian di rumah. ditambah , aku harus memperbaiki hubunganku dengannya. Aku harus minta maaf padanya.

Dengan malas kuraih ransel ku yang tergeletak di atas bangku. Membuka ritsleting nya . Kurogohkan tanganku ke dalamnya , mencari ponselku , dan setelah mendapatkannya aku melihat ada Dua puluh panggilan tak terjawab dari minjung. rasa penasaran ku pun tumbuh karena biasanya Minjung akan berhenti menelepon jika aku tidak menjawab setelah tiga atau empat panggilan.

” Yo bro , whats up dengan wajahmu? ” Tanya Seungri  tiba-tiba, dan duduk di samping ku sambil meneguk botolnya. Aku sedikit melompat di kursi ku karna kehadirannya benar-benar mengejutkanku .

“YAK!!! aku benar-benar bisa mati jika saja jantungku lemah” bentaku, sementara member termuda digrupku ini hanya tertawa dan menunjukan dua jari peace kearahku.

“Yo bro -”

“Aku bukan bro mu, bodoh”

” Yo sis – ” ia berhenti ketika aku memberinya death glareku .

” Oke, oke , aku hanya bercanda hyung. keundae, wae geuraeyooo?? kau serius sekali, kau sedang ada masalah? ”

Aku mendongak dan menatapnya sebelum aku menghela napas panjang . Seungri selalu Dapat memahamiku. Dia mungkin terlihat imut , lugu , tidak dewasa dan bahkan kadang-kadang norak , tapi aku harus mengatakan bahwa , ia yang paling mengerti aku.  Walau menjadi member termuda, tak jarang kami sebagai hyungnya mendapatkan beberapa kata-kata nasehat darinya jika kami melakukan hal yang salah.

“anyaaa… Hanya saja, aku dan Minjung. Kami sedikit Bertengkar tadi malam, dan yang membuatku terlihat seperti pria brengsek, aku membuatnya menangis” aku mengakui, ku tundukan kepalaku karena malu dengan diriku sendiri. Seungri tersentak melodramatis, melebih-lebihkan dengan menempatkan tangan di atas mulutnya. Aku tertawa geli melihat reaksi berlebihanya ini.

” Oh Tuhan , Hyung , kau benar-benar brengsek . ”

“Arrayooo”

“lalu Apa yang kau lakukan di sini?”

” Hah ? ”

” Jangan buang waktu mu di sini , palli pulang dan minta maaf , Pabbo!!” diraihnya ranselku, melemparnya kearahku, dan menarik ku ke arah pintu. Membuat Semua anggota menghentikan apa yang mereka lakukan, dan memusatkan perhatian mereka kepada ku dan seungri yang sedikit menyebabkan keributan, Melihat tingkah kami dengan wajah penasaran .

” Oke, oke , aku akan pergi. ” Aku pun mengangkat sebelah tanganku, berpamitan kepada semua anggota yang sedang ada diruang latihan saat ini, yang dijawab dengan lambaian tangan oleh mereka sebelum aku bergegas ke mobil ku.

***
Seunghyun’s apartement
Ketika tiba di rumah , aku menemukan pintu apartement kami terbuka lebar ntah kenapa perasaanku jadi tidak enak sekarang. Aku tahu Minjung tidak mungkin seteledor ini , dia tidak akan pernah meninggalkan pintu terbuka , bahkan jika aku ada di rumah , kecuali jika kita ada kunjungan dari teman-teman atau keluarga. Tapi tidak ada tanda-tanda bahwa apartementku sedang ramai. aku cukup yakin bahwa tidak ada yang berkunjung sekarang.

Betapa terkejutnya aku ketika mendapati Ruang tamu kami berantakan , seperti habis dilanda tornado . Pecahan gelas berserakan di mana-mana , barang yang tidak tersusun rapi lagi di tempatnya dan ada beberapa barang yang hilang juga, seperti koleksi kristal Minjung dalam lemari kaca .

Dan kemudian aku tersadar , MINJUNG..

” jagiyaaa ? ! ” ku teriakan nama nya beberapa kali tapi yang kutemukan nihil . Aku segera berlari ke kamar tidur kami , dan betapa hancurnya hatiku. aku merasa jiwa ku baru saja dipisahkan dari tubuh ku. Aku merasa mati .

Di lantai , aku menemukan Minjung tergeletak tak sadarkan diri , berlumuran darah . Bajunya robek , meninggalkan setengah telanjang . Rambutnya berantakan menutupi sebagian wajahnya , yang sekarang putih dan pucat .

” Ya Tuhan , Minjung ! ”

Aku berlari kepadanya dan melepas sweater yang kupakai, untuk menutupi tubuh minjung yang separuh telanjang .

***

Aku berjalan mondar-mandir di depan UGD , menunggu dokter yang sedang memeriksa kondisi Minjung. ibuku juga ibunya minjung hanya bisa menangis, sementara ayah ku dan ayah minjung yang mencoba untuk menenangkan mereka. Seungri menelepon ku sekarang , memberitahu ku bahwa mereka saat ini sedang menangani media , yang membuatku bingung bagaimana mereka tahu tentang hal ini. Dua perwira polisi yang ada dihadapanku saat ini sedang membuat laporan medis untuk minjung, kuperhatikan , mereka sibuk di telepon tak jarang juga melirik kearahku. Tapi aku tidak peduli tentang hal itu . Yang lebih penting bagi ku sekarang adalah Minjung.

Dokter akhirnya keluar , setelah berjam-jam menunggu . Aku bergegas menghampirinya, diikuti oleh orang tua ku dan minjung. perasaanku tidak enak melihat Cara dokter menatapku, membuatku cemas dan khawatir. Sambil menghela napas , dokter akhirnya angkat bicara .

“aku minta maaf untuk mengatakan ini, Tuan choi. Untungnya , istri Anda tidak diperkosa , Namun ada beberapa memar di tubuhnya,aku pikir ia mungkin dipukuli oleh para perampok , tapi itu tidak akan berakibat fatal baginya” Aku memejamkan mata dan membenamkan wajah ku di telapak tangan, mendesah lega mendengar bahwa setidaknya yeoja yang kucintai itu tidak diperkosa , meskipun fakta bahwa mereka menggunakan kekerasan terhadap minjung membuatku ingin marah.

“Tapi ada hal lain yang kalian harus tau” Aku membuka mataku kembali dan melihat dokter lagi . Aku melihat ia sedikit ragu-ragu untuk mengatakannya.

” Dia … keguguran..” Lututku terasa lemas sedetik setelah mendengar pernyataan dokter barusan. Aku jatuh berlutut , dan tanpa sadar air mata mulai bergulir di pipiku. Aku bahkan tidak tahu bahwa dia hamil . Aku bahkan tidak tahu bahwa aku akan menjadi seorang ayah.

Aku merasa tidak berguna. Aku harusnya menjaganya , menjadi ksatria berbaju baja nya. Aku harusnya bertanggung jawab atas keselamatan minjung . Aku sudah mengucapkan janji akan membuatnya bahagia didepan altar , menjaga dirinya dari bahaya . Tapi apa yang telah ku lakukan. Aku gagal . Aku bukan suami yang baik . Aku tidak berhasil untuk menjaganya . ini semua salahku . Kalau saja aku mendengar ponselku berbunyi, dan kalau saja aku mengangkat telponnya, dia pasti baik-baik saja sekarang. Dan bayi kami?? Bayi kami juga pasti masih berada diperut minjung saat ini

” dan sekali lagi Maafkan aku , Tuan choi.  kemungkinan karna keguguran ini , ia akan mengalami kesulitan untuk hamil lagi” – Dan pernyataan dokter barusan yang membuat ku menangis lebih keras.

***

Aku masih duduk di samping tempat tidur minjung. Orangtua kami pulang lima belas menit yang lalu, karena ibu kami terlalu lelah setelah berjam-jam menangis . Dan polisi mengatakan kepada ku bahwa mereka akan memberitahuku jika ada perkembangan mengenai kasus minjung ini.

Aku melihat sosok minjung yang tidur di tempat tidur . Dia tampak begitu rapuh dan sakit . Wajahnya terlalu pucat , dengan luka dan memar di sekujur tubuhnya . Dan setiap masing-masing memar nya , itu seperti tamparan ke wajahku . Aku belum pernah melihat minjung serapuh ini sebelumnya. Dia adalah seorang yeoja yang ceria dan energik , dan itu yang membuatku jatuh cinta dipertemuan pertama kami . Dan karena kecerobohan ku , dia sekarang terbaring di tempat tidur rumah sakit , dengan tubuh yang kurus dan pucat .

Aku menyeka air mata yang mengalir sedari tadi di wajahku . Aku harus kuat saat ini . Bagaimana aku bisa menenangkannya ketika aku harus mengatakan padanya bahwa ia keguguran , jika aku , diriku sendiri menangis seperti banci.

Jadilah seorang pria , Seunghyun!! untuk Minjung .

ku dekatkan wajahku padanya dan mencium lembut dahinya , sebelum menggengam tangannya erat. Aku membuat janji untuk diriku sendiri, Mulai sekarang aku tidak akan pernah melepaskan tangannya tidak peduli apapun yang terjadi , dan aku juga berjanji akan menjaga minjung, bahkan jika aku harus mengorbankan diriku. Aku akan melakukan apapun untuknya.

****
TO BE CONTINUED

Thx for read ^^

3 comments on “Lets Talk About Us #2 (TOP and YOU ff)

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: