Lets Talk About Us #3 (TOP and You ff)

Published October 16, 2013 by fanfiction2012

Cast : Bigbang’s Choi seunghyun or T.O.P – As husband
Kim Minjung – As T.O.P wife (YOU)
Rate : ALL AGE
Length : Cheptered
Genre : Romance, Family, Angst,
Note : Baca juga chaptered sebelumnya



Author POV
Ketika Seunghyun bangun pagi ini , Minjung belum terbangun dari komanya , jadi dia mengambil waktu untuk cepat pulang dan berkemas beberapa hal yang mungkin perlu untuk minjung . Saat ia memasuki rumah , Tenggorokannya seperti tertusuk jarum ketika pandangannya jatuh pada kekacauan . Hal-hal yang seharusnya tidak di tempat mereka , potongan gelas yang hancur bertebaran di seluruh tempat , beberapa barang berharga yang hilang dan hal yang terburuk adalah , saat ia melangkah ke kamar tidur , ia melihat noda darah Minjung di lantai . Air mata mulai menggenang di matanya dan digigitnya bibir bawahnya untuk menahan air matanya . Pemandangan Ini mengingatkannya tentang bagaimana ia gagal melindungi orang yang paling berharga dalam hidupnya . Namun ia segera menyingkirkan pikirannya dan mulai berpikir bagaimana cara merapikan semua kekacauan diapartement mereka dengan cepat. karena ia harus lari kembali ke rumah sakit sebelum minjung terbangun dan menyadari bahwa ia tidak ada disampingnya. Ia merogoh ponselnya dari sakunya dan memutuskan untuk meminta bantuan dari sahabatnya untuk mengirim seseorang untuk merapikan kekacauan yang terjadi di apartemenynya, karna tidak mungkin ia meminta bantuan dari salah satu member bigbang, sementara mereka sedang sibuk dengan jadwal masing-masing.

@Seoul hospital
Ditariknya napas dalam-dalam , Seunghyun duduk di samping tempat tidur Minjung sambil memperhatikan wajah teduhnya saat ia masih tidur . Dia memegang tangan dan membelai lembut punggung telapak tangannya dengan menggunakan ibu jarinya . Minjung masih tampak cantik meskipun ada memar merah di sana-sini di wajahnya .

Tiba-tiba , alis yeoja yang kini tengah terbaring lemah itu berkerut dan keringat mulai terbentuk di dahinya , menetes ke pelipis, kemudian jatuh membasahi bantal yang ditidurinya . Dalam tidurnya Minjung mulai gelisah dan menggeliat di tempat tidur dan mencengkeram tangan seunghyun kuat.

seunghyun tau cengkraman minjung akan meninggalkan tanda merah nanti, tapi ia tidak peduli tentang hal itu . rasa khawatir seunghyun mulai tumbuh ketika yeoja yang ada dalam genggamannya kini mulai perlahan bergumam sesuatu yang ia tidak paham . Sehelai air mata meluncur menuruni wajahnya dari matanya yang masih tertutup .

” Hussssssh ,jagiyaaaa … ” gumam Seunghyun lembut di telinganya untuk menenangkannya , air mata rapper bigbang itupun tumpah seraya membelai pucuk kepala minjung kemudian mencium kerut keningnya nya . Setelah beberapa kali belaian , kelopak mata minjung perlahan terbuka dengan air mata mengalir dipipinya, Tatapan lurusnya membuat seunghyun menggenggam tangan minjung kuat .

” Gwenchana , Na yogiso … na yogiso jagiyaaa … (aku disini) ” bisiknya sambil menangis karena terharu . seunghyun memeluk hangat tubuh mungil minjung , Mencoba untuk menenangkannya ia tau yeoja yang sudah dinikahinya setahun yang lalu itu masih trauma atas kejadian yang telah menimpanya..
kini yeoja berambut hitam itu terlihat gelisah dalam pelukannya . Seunghyun menutup matanya dan mendesah ketika tangan gemetar Minjung mencengkeram bajunya dan menangis keras dalam dadanya , air mata seunghyun semakin tak terbendung . Dia membelai rambutnya dengan lembut dan berbisik , ” Mianhae … ” di telinganya.

***

CHOI SEUNGHYUN P.O.V
Sudah dua bulan sejak Minjung keluar dari rumah sakit , setelah dua minggu ia dirawat di ICU . Dan sepanjang periode ini , Minjung tidak pernah berbicara bahkan sepatah kata , dan itu membuatku sedih . Dia menolak untuk berbicara dengan siapa pun , bahkan aku , orang tua ku , orang tuanya , apa lagi psikiaternya . Tapi bagaimanapun , aku senang minjung masih bisa menanggapiku walau hanya dengan gerakan tubuh . Seperti ketika aku bertanya sesuatu , dia akan menjawab dengan anggukan atau menggelengkan kepala , ketika aku memintanya untuk memilih , Minjung akan menjawab dengan menunjuk pada hal yang ia inginkan. Menurut dokter , itu adalah perilaku umum ketika seseorang berada dalam keadaan trauma atau tegang . Ini bisa saja lebih buruk , tapi untungnya Minjung ku itu lebih kuat dari semua yang orang pikirkan .

Aku juga sangat beruntung telah bergabung diagency ini dan mempunyai CEO seperti Yang hyunsuk sajangnim. , ia benar-benar peduli jika salah satu dari kami mendapat masalah, ia sudah kuanggap seperti ayah keduaku . YG appa memberikanku dua bulan istirahat untuk mengurus Minjung dan menyelesaikan semua prosedur dengan departemen kepolisian . Anggota Bigbang juga selalu mengunjungi kami ketika mereka sedang tidak ada jadwal . Dan sebagai Rapper utama di grupku , aku merasa menyesal karena tidak bisa berada dipanggung bersama mereka selama dua bulan . Tapi Jiyong bisa mengCover semua partku dalam lagu bigbang, dia benar-benar leader yang hebat.

Aku benar-benar berhutang budi kebaikan pada mereka semua – Sebuah tawa kecil lolos dari mulut ku.

Namun, hari ini Aku harus mulai bekerja lagi karena dua bulan masa istirahatku yang diberikan YG appa sudah berakhir . Tapi tentu saja , aku tidak akan membiarkan Minjung tinggal di rumah sendiri lagi – aku telah belajar dari pelajaran dua bulan yang lalu.

Keluargaku terutama aku berencana untuk menyewa pengasuh untuk Minjung , tapi ibuku menawarkan ku untuk ‘ meminjam ‘ salah satu pelayannya . Ternyata orang itu adalah Lee Ahjumma , orang yang sudah menjaga ku ketika aku masih kecil . Jadi aku bisa bekerja dengan tenang , karena aku tahu Lee ahjumma bisa menjaga Minjung dengan aman – aku percaya penuh dengannya .

” Jagiya , aku pergi sebentar, ne . ” Kataku seraya mendekatinya dan berlutut di depannya . ia sedang duduk di sofa, menonton drama kesukaannya sementara Lee Ahjumma mencuci piring didapur . Di alihkannya tatapannya dari televisi kepada ku dan ku genggam lembut telapak tangannya , membelainya dan mencium kuku jarinya . Dia hanya menatapku , tanpa mengatakan apapun .

” Aku akan kembali setelah semua jadwalku selesai, dan aku akan menelepon Lee Ahjumma saat makan siang untuk menanyakan keadaanmu , Arraseo? ”

Minjung mengangguk kepalanya sedikit , dan itu cukup membuat ku tersenyum .

” Saranghae . ” Aku mencium dahinya dan memeluknya untuk kedua kalinya sebelum aku pergi.

***
@Night, Seunghyun’s Apartement
” psssst , istrimu sedang sedang tidur di sofa . ” ucap Lee ahjumma dengan senyum dan setengah berbisik , ketika aku pulang dari setumpuk jadwal yang sudah kukerjakan hari ini
“Gomawo..” ku anggukan kepalaku seraya tersenyum kearah Lee ahjumma sebelum dia berjalan menuju kemarnya . Aku perlahan-lahan menutup pintu dan berjalan ke sofa di ruang tamu , kutemukan Minjung tidur dalam posisi tidak nyaman , menggunakan telapak tangannya sebagai bantal . bibirku reflek menarik seburat senyuman sebelum kutempatkan ransel di sofa lain dan aku berjongkok di samping minjung . ia tampak lebih baik dari pada dia dua bulan lalu .

ku rapikan anak rambut yang menutupi wajahnya dan mencium pipinya. Tapi tiba-tiba , matanya bergetar terbuka dan tanpa aba-aba minjung tiba-tiba duduk , berkedip polos padaku .

“M….m..mmmian!! aku membangunkanmu? Kenapa kau tidur di sofa ? ” Tanyaku masih dengan posisi jongkok dihadapannya.

” kau menungguku ? ” Aku bertanya ketika ia tidak menjawab pertanyaan ku sebelumnya .

Lagi-lagi bibirku menarik sebuah senyuman kearahnya ketika dianggukannya kepalanya , menguap dan menggosok kelopak matanya pada saat yang sama . Aku tertawa sedikit padanya , membuat minjung menghentikan aksinya dan menatapku dengan bingung .

” ahaha… na Gwenchanna . Sekarang aku akan mengantarmu ke kamar . ” Aku membantunya berjalan kekamar kami karena kurasa minjung masih terlalu lemas dan mengantuk . Masih lengkap dengan pakaian dan make up panggung ku, aku berencana untuk menemani minjung sebentar sebelum ia terlelap ditidurnya. Kupeluk pinggannya sementara tubuh mungilnya menghadapku dan kepalanya dibenamkannnya didadaku. kulihat ia nyaman dengan posisi ini.

Setelah beberapa menit , aku tersadar bahwa aku harus membersihkan tubuhku terlebih dahulu sebelum tidur . Aku menoleh ke ke arah yeoja yang ada dalam pelukan ku saat ini , dan bibirku tanpa sadar membentuk senyum. Mata minjung tertutup sangat rapat, aku tidak menemukan ada kerutan dialisnya, dan bibirnya juga terlihat seperti sedang tersenyum walau matanya tertutup. kuharap ia menemukan mimpi indah saat ini. jujur saja hatiku seperti teriris jika mengetahui minjung sedang dalam mimpi buruknya. Aku seperti ingin membantunya keluar dari mimpi itu tapi aku tidak bisa, membuatku lagi-lagi merasa gagal menjaganya . Aku mengusap rambutnya sebelum hati-hati turun dari tempat tidur dan melenggang ke kamar mandi .

@middle of night, seunghyun’s Room
ini sudah keseribu kalinya aku mengubah posisi tidurku.. setelah kulihat kearah minjung, ia masih terlelap dengan tenang dan tidak ada perubahan posisi darinya semenjak tadi sebelum aku mandi dan menemaninya untuk tidur.

akhirnya kuputuskan untuk menonton TV di ruang tamu, aku tidak ingin menangganggu minjung jika aku menonton dikamar.
Ku hempaskan diriku di sofa dan mengulurkan tangan ku ke arah remote TV yang tergeletak dimeja , menekan tombol dengan acak mencoba mencari acara bagus, walau itu terdengar mustahil mengingat ini sudah jam satu pagi. . Aku menguap ketika aku tidak bisa menemukan saluran yang menarik untuk Ditonton . Dengan malas aku sedikit mengacak-acak rambutku dan setelah itu kuregangkan punggungku melawan sandaran sofa dengan erangan keras. Mataku menjelajahi seluruh ruang tamu , dan rak DVD menarik perhatian ku .

Aku merangkak ke arah itu dan berjongkok di depannya , menjalankan jari ku disepanjang Barisan DVD yang tersusun rapi dirak , Mencari Film ataupun sesuatu yang menarik dan bisa menghancurkan kebosananku malam ini. aku membaca judulnya satu persatu . Dan salah satu judul tertentu membuat ku berhenti sejenak, sebelum aku mengambilnya dari rak .

‘ Birthday Party 22nd Kim Minjung ‘

Dengan cepat aku memasukan piringan CD itu kedalam DVD player , menekan tombol play dan kemudian duduk nyaman disofa .

Aku merasakan kehangatan mengalir di tulang belakang ku ketika DVD dimainkan . Itu pesta ulang tahun Minjung yang kami Rayakan di Apartement ini tahun lalu . Semua teman-teman ku , Teman-teman minjung, anggota Kel kami juga berada di sana , kami bersenang-senang dan melakukan hal-hal gila .

Kamera kemudian fokus pada Minjung yang mengenakan gaun pendek katun pink, dengan sekelompok teman-teman di sekelilingnya , dia menyanyikan lagu ‘Saengil Chukka Hamnida” dan aku berdiri di sampingnya , dengan lenganku mengapit pinggang mungil minjung . Dia meniup lilin ketika lagu berakhir dan ia memotong sepotong kue , dan suapan pertama diberikannya padaku .
“oooouuuuuuuwwwwww….” terdengar teriakan panjang disekitar kami, Mereka memperlihatkan ekspressi iri membuat aku dan minjung tertawa melihat tingkah mereka.

Senyum tidak meninggalkan wajahnya yang cantik dari awal video , Minjung berbicara banyak divideo itu, mengekpressikan kebahagiannya atas ulang tahunnya yang ke 22, ia juga sedikit menceritakan kehidupan pernikahan kami yang pada saat itu usia pernikahan kami masih terhitung 3bulan .

Aku memejamkan mata dan air mata bergulir di wajahku .

aku tersadar…

Aku merindukan senyumnya

aku merindukan suaranya …

***
@Seoul, Afternoon
” Jagiya , kau ingin langsung pulang ? ” Tanyaku padanya saat kami berjalan di sepanjang sisi jalan , bergandengan tangan . Hari ini aku libur , dan seperti biasa Minjung harus pergi untuk janji dengan psikiater . Dia baru saja selesai sesi dan sekarang kami dalam perjalanan pulang , ketika aku melihat taman . Ini akan menjadi hari yang membosankan jika aku hanya menghabiskan hari liburku di rumah , jadi ku pikir berjalan-jalan di taman bisa menjadi ide yang baik apalagi ini adalah hari senin, taman terlihat sepi dan berharap tidak ada fans yang menyadari keberadaanku .

Aku memegang kedua bahu minjung dan kutunjukan telunjuk ku kearah letak taman yang ada dihadapanku saat ini , membuatnya menatap ke arahku dengan tatapan bingung.

” kau ingin berjalan-jalan ditaman ? ”

Dia menjawab ku dengan anggukan lembut, dan tersenyum .

Aku bisa melihat wajah Minjung yang cerah dari sudut mataku . Dan aku sangat senang bisa membawanya ke sini . Setelah semua penderitaan yang ia lewati , Minjung layak berada di tempat yang tenang dan damai . Mataku mengintai di sekitar taman , dan aku menemukan sebuah toko es krim di seberang jalan .

” Jagiya , kau mau es krim ? ” – tanyaku sambil menunjuk jari ke arah toko es krim . Dia mengangguk penuh semangat dan itu membuat ku tertawa karna kepolosannya .

“Tunggu sebentar ya , jangan pergi ke mana-mana , tunggu aku disini arasseo ? ” Aku mengingatkannya dan mengecup dahinya sebelum aku pergi untuk membeli es krim .

dengan Hati-hati aku berjalan kembali menuju tempat minjung dengan dua kerucut es krim di tangan ku . Tapi ketika aku tiba di tempat yang sama di mana aku meninggalkannya tadi, minjung tak disana. ia menghilang!!

” M…M…mmminjung-ah ! kim Minjung!! ” Aku berteriak memanggil namanya dalam kecemasan beberapa kali . genggamanku pada es krim mengendur, membuat kedua es krim itu jatuh , dan kemudian mencair di tanah .

“Minjung-ah!!!” Sepasang kakiku mulai gemetar , aku berjalan cepat di sekitar taman sementara mata ku mencari sosok mungil minjung . Aku bisa merasakan mataku penuh air mata dan aku yakin penampilanku sangat hancur. Aku tidak peduli lagi jika ada fans atau nitizen melihat aku sekarang, keberadaan minjung lebih penting saat ini. aku takut minjung diculik, aku tidak akan memaafkan diriku jika sesuatu terjadi lagi padanya.

“Mmminn~~” teriakanku terhenti setelah tiba-tiba , aku melihat bentuk tubuh yang amat aku kenal , berdiri di dekat taman bermain , menonton anak-anak bermain dengan gembira dengan satu sama lain . Aku merasa tubuhku mengendur ketika aku mengakui bahwa itu Minjung . Dengan napas lega , aku berlari ke arahnya dan menarik tubuhnya ke dalam pelukan, dengan erat, tapi dia tidak bergeming dan tatapannya itu seperti terkunci pada tempat tertentu . Aku melepaskan pelukanku dan memutar tubuh ku kesekitar untuk melihat apa yang sedang Minjung lihat. Saat itulah aku menyadari , tatapannya terkunci terhadap anak-anak .

Yeah… Anak-Anak…

Aku berbalik dan menangkup wajahnya , membuat kedua matanya menatapku . ku belai pipinya dengan ibu jari ku , menyatukan kedua dahi kami
” Jagiya , kita pasti akan memiliki nya , aku janji ” bisiku Lembut , tapi cukup keras baginya untuk mendengarnya, mengingat jarak kami yang begitu dekat .

Minjung mulai menangis, air mata yang keluar dari matanya begitu menusuk hatiku. Aku memeluknya dan membelai punggungnya menenangkan , dan sedikit tidak menyangka ketika dia membalas pelukanku . Aku bahkan benar-benar terkejut ketika akhirnya , setelah sekitar dua bulan , Minjung mengucapkan ,

” Oppa!!!! Saranghae!! jeongmal saranghaeyo … ”

~~~kkeut~~~~~

Dear readers : Trimakasih yah udah baca dari part 1 sampai endingnya yang sedikit gantung ini. aku juga masih bingung mau bikin sequel atau tamat kaya gini aja.. I need ur Comment guys, so please comment right after u Done reading.. ada yang kurang kah? atau ada yang berlebihan kah dari pemilihan kata-katanya. komen kamu penting buat author dalam pembuatan FF selanjutnya..
follow @fanfiction2012 for info next Fanfic..
gamshaaaaahamnida yeorobun^^

5 comments on “Lets Talk About Us #3 (TOP and You ff)

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: